6 Senjata Buatan Indonesia yang Mendunia | Banyak Dibeli Luar Negeri!

Sejarah PT. Pindad menjadi perusahaan manufaktur alat utama sistem pertahanan negara (alutsista) berawal di Surabaya pada tahun 1808.

Serangkaian peristiwa perang membuat pabrik ini harus berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dengan kepemilikan yang berbeda-beda seiring proses peperangan.

Pada 1923 berpindah ke Bandung dengan nama Artilerie Inrichtingen. Singkat cerita, pada 1958 akhirnya Pabrik Alat Peralatan Angkatan Darat terbentuk di bawah naungan negara Indonesia.

PT. Pindad di era modern ini ternyata sudah memproduksi banyak peranti perang yang mendunia dan banyak dibeli mancanegara. Berikut di antaranya.

1. G2 Elite 9mm


G2 Elite 9mm adalah pistol buatan PT. Pindad yang sudah digunakan cukup luas di daerah Timur Tengah dan India.

Pada 1 Juni 2018, PT. Pindad mengumumkan kerjasama dengan Bhukhanvala Industries untuk mengimpor G2 Elite 9mm ke jajaran aparatur negara India.

Pistol G2 Elite 9mm beroperasi secara semi-otomatis, menggunakan mekanisme barrel John Moses Browning. Kapasitas magazine-nya mencapai 15, dengan jenis peluru 9x19mm parabellum.

2. SPR-2 Kal. 12.7mm


Senapan penembak runduk ini memiliki laras panjang dengan bipod, dioperasikan dengan cara merunduk untuk ketabilan menembak terbaik.

Pada esensinya, SPR-2 bukanlah senapan penembak yang menargetkan manusia, melainkan objek militer seperti tank atau mobil baja.

Karena itu, SPR-2 tergolong ke anti-material rifle yang bisa menembus bermacam objek fisik, bahkan besi baja sekalipun.

Alasannya tidak lain karena kaliber peluru 12.7mm yang besar. Magazine SPR-2 hanya memuat 5 buah peluru kaliber 12.7mm.

Senjata buatan Indonesia satu ini sudah mendapat pengakuan dunia internasional, bahkan disandingkan dengan senjata buatan luar negeri lainnya.

3. SS2-V4 Kal. 5.56mm


Berikutnya ada senapan serbu SS2-V4 yang pernah memenangkan kompetisi menembak Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) dan ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) sebanyak 11 kali.

Memiliki flash suppressor yang mirip dengan senapan M16A2, SS2-V4 mampu memberi presisi tembakan yang baik dengan bantuan attachment ACOG scope di atasnya.

Magazine-nya dapat memuat 30 peluru 5.56 x 46mm. Jarak efektifnya mencapai 500m dengan firing rate hingga 700 peluru per menit!

Senjata satu ini sangat laku dibeli negara-negara Afrika seperti Zimbabwe, Mozambik, dan Nigeria. Thailand dan Singapura juga dikabarkan sering memesan SS2-V4.

4. SSX 7.62mm


Senapan serbu ini secara desain terinspirasi dari FN SCAR asal Belgia dan Heckler Koch HK417 asal Jerman.

Dengan tampilan yang modern, kamu akan familiar banget sama desain SSX seperti senjata-senjata di game Call of Duty Modern Warfare series, geng.

SSX memiliki jarak tembak efektif hingga 800m, mengalahkan AK-47, senjata legenda buatan rusia, yang cuma di kisaran 300m

SSX fleksibel buat jadi senapan serbu maupun penembak jitu, dengan barrel yang bisa diperpanjang untuk coverage yang lebih jauh.

5. SSBA 5.56mm Senapan Serbu Bawah Air


Dari namanya, senjata ini sepertinya dikhususkan buat pasukan amfibi untuk penggunaan bawah air.

Pindad SSBA dikembangkan dengan kolaborasi Dislitbang TNI Angkatan Laut, yang menghasilkan sebuah senapan amfibi yang terinspirasi dari APS Rifle asal Rusia.

SSBA memiliki peluru 5.56mm dengan ujung runcing sepanjang 12cm yang didesain untuk bisa berakselerasi dengan baik di bawah air.

6. Panser Anoa


Produk PT. Pindad yang nggak kalah populernya adalah Panser Anoa, dengan 7 jenis yang berbeda berdasarkan penggunaan.

Kendaraan 6 x 6 ini bisa digunakan untuk peperangan, pengiriman logistik, amfibi, bahkan transportasi ambulans.

Panser Anoa sudah diekspor ke beberapa negara seperti Oman dan Malaysia. Ketangguhannya dioperasikan pada berbagai medan tidak diragukan lagi berkat mesin Renault 600HP.




IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
6 Senjata Buatan Indonesia yang Mendunia | Banyak Dibeli Luar Negeri! 6 Senjata Buatan Indonesia yang Mendunia | Banyak Dibeli Luar Negeri! Reviewed by Faber Nainggolan on Wednesday, November 06, 2019 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.